Sabtu, 25 Juni 2011

sedimet dasar laut (seabed)

Drop Core
Survei gravity core (drop core) dimulai pada tanggal 16 s/d 27 Maret 2011 dengan menggunakan kapal “Baruna Jaya VIII” dimulai dari titik DC 1 pada posisi 8°39.5871'S, 114°14.7327'E Grajagan sampai ke ketitik DC 24 pada posisi 8°49.0073'S, 114°14.9760'E Jimbaran. >>> Deskripsi Sedimen soil Seabed dilakukan setelah sample soil permukaan dasar laut diambil dengan menggunakan alat Drop-Core (Gravity corer),Pencatatan deskripsi dilakukan secara kasat mata dilapangan dengan mengambil sample pada bagian atas (top) dan bagian Bawah (bottom) Sample yang didapat.selanjutnya sedimen tersebut di lakukan pengelompokan untuk memudahkan pendataan,Deskripsi soil Seabed dilakukan untuk mengetahui jenis sedimen permukaan secara geologi dan dilakukakan Test In-Situ (Torvan Shear dan Pocket Penetrometer Test) pada sample Soil yang dilapangan. Sample Bagian top dan bottom yang diambil dan disimpan di cold storage pada suhu yang telah diatur dan dibawa kemudian ke Laboratorium untuk melakukan penelitian Distribusi butiran.Distribusi butiran didapat dari hasil analisa GrainSize (Hidrometer analisis dan analisa Gradasi).Untuk mengetahui kelompok Jenis tanah dilakukan uji Atterberg Methode (USCS).

Pengambilan Sample dasar laut dilakukan dengan dua Proses.yakni dari kedalaman air 20 m s/d 100 m dilakukan pengambilan satu sample per-tiap 5 Km (1sample / 5 Km) dan untuk kedalaman air lebih dari 100 Km dilakukan pengambilan sample pertiap 10 km.Jumlah Pengambilan sample sedimen dasar laut yang dilakukan dengan Drop Core (Gravity Corer) sebanyak 16 kali Drop Core,Pada area Near shore dilakukan pengambilan Sample dengan menggunakan Grap Sample dalam tiap 500 M di Jimbaran dan Grajagan,Jumlah pengambilan Grap Sample yang dilakukan sebanyak 27 kali Grap (Data Hasil Deskripsi Sedimen Survey Drop Core pada lampiran F).

1 komentar: